Opera adalah peramban web dan paket
perangkat lunak Internet antar-platform. Opera terdiri dari kumpulan
perangkat lunak untuk Internet seperti peramban web, serta perangkat
lunak untuk membaca dan mengirim surat elektronik. Opera dibuat oleh
Opera Software yang bermarkas di Oslo, Norwegia. Opera dapat dijalankan
di berbagai sistem operasi, termasuk Microsoft Windows, Mac OS X,
Solaris, FreeBSD dan Linux.
Opera dikenal karena memiliki banyak fitur yang kemudian diadopsi oleh
pramban web lainnya. Meskipun memiliki berbagai kelebihan, Opera hanya
mendapat sebagian kecil pangsa pasar peramban komputer pribadi di
seluruh dunia. Namun, Opera memiliki pangsa pasar yang lebih besar pada
perangkat mobile seperti ponsel, ponsel pintar, dan personal digital
assistant. Berbagai edisi Opera dapat digunakan untuk perangkat yang
menggunakan Maemo, BlackBerry, Symbian, Windows Mobile, Android, dan
sistem operasi iPhone, serta Java ME. Sekitar 120 juta ponsel telah
dipasarkan dengan browser Opera di dalamnya. Opera adalah satu-satunya
penjelajah web komersial yang tersedia untuk Nintendo DS dan Wii.
Beberapa televisi memiliki browser Opera dalam set-top box atau kotak
pengaturannya. Adobe Systems memiliki lisensi teknologi Opera untuk
digunakan dalam Adobe Creative Suite.
Opera mulai dibuat pada tahun 1994 sebagai sebuah proyek penelitian
Telenor, perusahaan telekomunikasi terbesar di Norwegia. Pada tahun
1995, Telanor bercabang menjadi perusahaan yang terpisah bernama Opera
Software ASA. Opera pertama kali diluncurkan dengan versi 2.0 pada tahun
1996, yang hanya beroperasi pada Microsoft Windows. Dalam upaya untuk
memanfaatkan munculnya pasar untuk perangkat genggam yang terhubung
dengan internet, sebuah proyek untuk mengintegrasikan Opera ke platform
perangkat mobile dimulai pada tahun 1998. Opera 4.0, yang dirilis pada
tahun 2000, menampilkan core cross-platform baru yang memfasilitasi
pembuatan versi Opera untuk beberapa sistem operasi dan platform.
Sampai saat itu, Opera adalah Perangkat lunak uji coba dan harus dibeli
setelah masa percobaan berakhir. Versi 5.0 (dirilis pada tahun 2000)
merupakan versi trialware yang terakhir. Setelah itu, Opera disponsori
oleh iklan, menampilkan iklan kepada pengguna yang membayarnya. Versi
Opera selanjutnya memberikan pada pengguna pilihan untuk melihat iklan
banner atau iklan teks yang ditargetkan dari Google. Pada versi 8.5
(dirilis tahun 2005) iklan telah dihapus seluruhnya dan dukungan
finansial utama untuk Opera datang melalui Google (dengan adanya kontrak
untuk Google sebagai mesin pencari untuk Opera).
Dalam versi 9.1 (dirilis tahun 2006), fitur-fitur baru yang
diperkenalkan adalah pelindung penipuan (fraud protection) yang
menggunakan teknologi dari GeoTrust, penyedia sertifikat digital, dan
PhishTank, sebuah organisasi yang dikenal dapat melacak situs web
phishing. Fitur ini ditingkatkan dan dikembangkan dalam versi 9.5,
ketika GeoTrust digantikan dengan Netcraft, dan perlindungan malware
dari Haute Secure telah ditambahkan.
Tahun 2006, Opera dibuat dan dirilis untuk Nintendo DS dan Nintendo Wii.
Opera untuk Wii, yang disebut channel internet, dirilis tanggal 12
April 2007 dan bebas untuk diunduh sampai 30 Juni 2007. Setelah tanggal
itu, pengguna harus membayar 500 Wii Points (sekitar 5 US$) untuk
mengunduhnya. Pada tanggal 2 September 2009, Opera kembali gratis untuk
diunduh. Pengguna yang sebelumnya membayar untuk mengunduh, ditawarkan
permainan NES pilihan mereka dengan nilai yang sama. Di Nintendo DS
Browser, Opera tidak gratis, tetapi dijual sebagai physical DS game
cartridge. DSi memiliki saluran internet yang dapat diunduh secara
gratis dari toko DSi.
Sebuah mesin JavaScript baru yang disebut Carakan, dinamai sesuai aksara
Jawa, ditampilkan dalam versi 10.50. Menurut Opera Software, Carakan
tujuh kali lebih cepat di SunSpider daripada Opera 10.10 dengan Futhark
pada Windows. Pernyataan itu juga, kurang lebih dikonfirmasi oleh
pihak-pihak lain setelah rilis resmi pra-alpha pada Desember 2009.
Diperkenalkan pula vector graphics library milik Opera yang bernama
Vega, yang mampu menangani semua penerjemahan/rendering browser. Hal ini
memungkinkan penerjemahan kode platform yang spesifik, agar kode
tersebut menjadi kode yang sesuai untuk Vega, sehingga membuatnya lebih
mudah untuk mengatur seluruh platform. Hal itu membantu implementasi
Opera untuk penggunaan properti canggih CSS3, seperti background dan
borders; dan juga memungkinkan akselerasi hardware dengan optional
OpenGL dan Direct3D backends.
Pada rilis pertama Opera 10.50, versi tersebut mulanya ditujukan untuk
Windows saja. Lalu, Opera untuk Mac hadir dalam versi 10.50. Versi
terbaru Opera, yakni 10.60, dirilis pada awal Juli 2010.
Fitur
Sebuah tes kecepatan yang dilakukan situs teknologi ZDNet's pada awal
tahun 2008 menunjukkan. bahwa di antara Internet Explorer 7, Safari 3,
Firefox 3 versi pre-release dan Opera 9.5, Opera adalah browser yang
tercepat di beberapa daerah. Namun satu-satunya browser yang dengan
jelas diungguli oleh Opera adalah Internet Explorer. Pada versi 10.5,
Opera menampilkan mesin JavaScript baru, serta vector graphics library
baru.
Opera menghadirkan built-in tabbed browsing, pemblokiran iklan,
perlindungan penipuan, download manager, klien BitTorrent, bar
pencarian, dan web feed aggregator. Opera juga hadir dengan klien e-mail
yang disebut Opera Mail dan IRC chat client built in.
Opera memiliki fitur "Speed Dial", yakni fitur yang memungkinkan
pengguna untuk menambahkan hingga 25 link (atau lebih, dengan mengedit
file speeddial.ini) yang ditampilkan dalam bentuk thumbnail di halaman
apabila tab baru dibuka. Thumbnail yang terhubung dengan halaman secara
otomatis dihasilkan dan berfungsi untuk pengenalan visual pada halaman
speed dial atau dapat diubah dengan menggunakan Opera Image Dial
Generator. Setelah diatur, fitur ini mempermudah pengguna untuk
menavigasi ke halaman web yang dipilih.
Opera memiliki fitur Opera Widgets, aplikasi web kecil yang berada di
dalam Opera. Selain Widgets, "User JavaScript" dapat digunakan untuk
menambah kustom JavaScript untuk halaman web.
Peramban Opera dapat dikembangkan fungsinya melalui plug-in, program
yang relatif kecil yang menambahkan fungsi-fungsi khusus untuk peramban.
Namun, Opera membatasi yang plug-in dapat lakukan dan tidak mendukung
penuh pengembangan dari pihak luar. Opera melakukan hal ini sebagai
jaminan kualitas, sehingga pengembang dari pihak luar tidak dapat
memasukkan bug.
Aksesibilitas
Opera juga dirancang untuk pengguna yang memiliki gangguan visual atau
motorik. Sebagai browser multimodal, juga menyediakan berbagai
preferensi pribadi di dalam user interface.
Hal ini memungkinkan kita untuk mengontrol hampir setiap aspek dari
browser hanya dengan menggunakan keyboard, dan default shortcut keyboard
dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan pengguna. Opera adalah satu-satunya
browser yang memiliki kemampuan untuk navigasi spasial, yakni berupa
fitur mouse gestures. Pola gerakan-gerakan mouse memicu reaksi browser
seperti "kembali" atau "refresh".
Zooming page memungkinkan teks, gambar dan konten lainnya seperti Adobe
Flash Player, platform Java dan Scalable Vector Graphics untuk membesar
atau mengecil dalam ukuran (20% sampai 1.000%) untuk membantu mereka
yang memiliki gangguan penglihatan. Pengguna juga dapat menentukan font
dan warna untuk halaman web, dan mengubah tampilan halaman CSS. Hal ini
berguna untuk membuat situs muncul dengan kontras yang tinggi atau
dengan huruf yang lebih mudah dibaca.
Privasi dan Keamanan
Opera memiliki beberapa fitur keamanan. Salah satunya adalah pilihan
untuk menghapus data pribadi, seperti dalam HTTP cookie, browsing
history, dan cache. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menghapus data
pribadi setelah browsing dari komputer di tempat umum.
Ketika mengunjungi secure website, Opera mengenkripsi data menggunakan
protokol SSL 3 atau TLS. Protokol akan memberikan informasi tentang
keamanan situs ke address bar. Protokol tersebut juga akan memeriksa
apakah situs web yang sedang dikunjungi termasuk dalam blacklist untuk
phishing dan malware, dan memperingatkan pengguna apabila web yang
dikunjungi termasuk salah satu dari blacklist. Pemeriksaan ini
diaktifkan secara default, namun pengguna dapat memilih untuk tidak
melakukan pemeriksaan tersebut secara otomatis. Jika pemeriksaan itu
dinonaktifkan, pengguna tetap dapat memeriksa keamanan situs yang
dibukanya secara manual dengan membuka Page Info Dialog.
Standar
Opera adalah salah satu browser pertama yang menggunakan Cascading Style
Sheets (CSS). Opera menunjang banyak standar web, yakni CSS 2.1, HTML
4.01, XHTML 1.1, XHTML Basic, XHTML Mobile Profile, Voice XHTML, WML
2.0, XSLT, XPath, XSL-FO, ECMAScript 3 (JavaScript), DOM 2,
XMLHttpRequest, HTTP 1.1, TLS 1.2, Unicode, SVG 1.1 Basic, SVG Tiny 1.1,
GIF89a, JPEG, PNG, dan transparansi alpha. Sejak versi 9, Opera telah
lulus uji Acid2, sebuah tes untuk mengetahui apakah sebuah browser
menggunakan standar tertentu. Opera 10.5 mencapai skor 100/100 pada tes
Acid3 yang berfokus pada kesesuaian standar DOM dan JavaScript.
Opera Unite
Opera Unite merupakan framework yang dapat dikembangkan, yang
memungkinkan beberapa layanan web (dimaksudkan sebagai "Aplikasi") untuk
dijadikan host oleh komputer pengguna, termasuk server web untuk
hosting situs, berbagi file dan foto, ruang chat, dan media streaming.
Opera Unite telah ada sejak Versi 10.10. Aplikasi Opera Unite dikemas
sesuai dengan spesifikasi W3C Widget 1.0. Opera juga menyediakan
fasilitas bagi para pengembang untuk mengunggah aplikasi yang dibuat
pengguna.
Kelebihannya:
Memiliki E-mail client sendiri, jadi tidak perlu menggunakan E-mail Client lainnya seperti Thunderbird, Ms Outlook, dsb
Ringan dan cepat
Bisa mengkompress halaman saat koneksi sedang lemot. Jadi lebih cepat saat membuka suau halaman.
Pemanggilan cache cepat.
Juga memliki RSS sendiri. (Apa itu RSS?)
Kekurangannya:
Agak lambat pada saat membaca script di beberapa halaman situs.
Beberapa unsur halaman berat ada yang tidak bisa tampil.
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Opera_%28peramban_web%29
Tidak ada komentar:
Posting Komentar